Pages

Tampilkan postingan dengan label Kolak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Juli 2012

Bubur Jawak aka KeuMuiSiuk ala VieS

Kemarin dapat paket kiriman dari Mama. Isi paketnya adalah bahan makanan langka khas dari Borneo. Nama bahan makanan tersebut adalah Jawak dan dalam bahasa Khek dikenal dengan nama KeuMuiSiuk. Bahan makanan ini sejenis beras, bentuknya bulat kecil, berwarna kuning pucat dan sepintas mirip telur ikan. Teksturnya kering dan kalau dimasak bisa mengembang menjadi berkali lipat seperti kita memasak bubur dari beras. Rasanya gurih n hampir terasa mirip dengan Oatmeal.
Perlu waktu lama untuk mendapatkan bahan makanan ini. Saya sudah mengorder sama Mama sekitar 4 bulan lalu dan baru berhasil mendapatkannya kemarin. Bahkan Sahabat saya chaini pun juga ikut berjuang hunting Jawak ke pelosok desa demi menyenangkan sahabatnya. hehehe. Tx all Mom n Not. Saya pikir langkanya bahan makanan ini adalah selain karena supplynya yang terbatas dari daerah pelosok desa terpencil juga karena tidak adanya pembudidayaan tanaman penghasil Jawak. Akan sangat disayangkan sekali jika tanaman ini sampai punah, bakal berkurang deh warisan kuliner jadul khas Borneo.

Bubur Jawak ala Vies
Bahan:
200 gram Biji Jawak, cuci bersih, saring dan tiriskan
1300 ml Air Matang
1000 ml Santan dari 3/4 butir kelapa 1/2tua
garam secukupnya
gula secukupnya
Cara buat:
Masak biji Jawak dengan air matang gunakan api sedang.  Aduk terus sampai airnya habis dan jadi bubur kental. Tuang santan, aduk rata. Masukkan gula n garam. Aduk terus selama 3-4 menit sampai menyatu rata dan santan menjadi panas.

Untuk 10 - 12 porsi


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kolak Pisang ala Vies

2 hari yang lalu mendapatkan pesan BBM dari sahabatku tercinta Sus kalau dia lagi kepengen banget makan kolak pisang. Nanyain beli dimana, saya jawab 'klo yang di jalan Setia Budi kolak medan itu gimana? masih buka gak?". "Sudah gak ada (dengan simbol BBM)". "Wah klo gitu kudu bikin sendiri donk sus, hehe..." solusi akhir dari saya. Kemarin sempat BBM Sus lagi n bilang klo besok (hari ini) ada kado special buat Sus. Hahaaa. Sus kebingungan n malah panik. "Besok pulkam a, gak ada orang di rumah" kata Sus. Lalu ku jawab "tenang aja Sus". ;) Padahal kadonya hanya berupa foto display kolak di profil BB saya. Sepertinya ini malah menjadi kado yang tidak mengenakkan, hanya disuguhkan foto bukan fisiknya. Maklum terpisah ruang n waktu, klo dekat sih ya bakal saya jabanin antar ke tempatnya.

Kolak pisang, kayaknya hampir semua orang suka banget deh sama makanan satu ini. Di saat bulan ramadhan nanti pasti kita akan menjumpai banyak penjual kolak dadakan di tepi jalan. Saya pribadi sih sangat senang menyantap kolak yg sudah didinginkan dalam lemari es. Kunci membuat kolak pisang selain pada kualitas santan yg segar juga pada kualitas pisang sendiri. Maklum hari gini banyak sekali petani yang "maksa" memetik pisang dari pohonnya padahal belum cukup umur sehingga rasa pisang terasa asam n sepet. Untung tadi dapat pisang yang manis banget meskipun kecil tapi memuaskan. hehehee

Kolak Pisang ala Vies
Bahan:
17 buah pisang Kepok matang, potong serong masing2x jadi 3 bagian (+-500g)
400 gram Labu Kuning, kupas tipis kulitnya, potong kotak dadu 2x2cm
2 buah jagung manis, sisir pakai pisau (+-200 gram)
900 ml santan sedang dari 3/4 butir kelapa 1/2 tua
3 sdm gula pasir/sesuai selera
1/2 sdt garam/sesuai selera
Cara Buat:
Didihkan air dalam dandang kukusan, kukus pisang selama 10 menit lalu masukkan jagung kemudian labu kuning. Kukus lagi sampai labu kuning empuk (jangan sampai hancur) kurang lebih 8 menit. Matikan api, buka kukusan dan sisihkan.
Panaskan santan bersama daun pandan selama 15 menit di atas api kompor kecil aduk terus jangan sampai santan menggumpal, lalu masukkan garam, gula pasir dan sirup gula merah. Aduk sebentar, matikan api. Masukkan bahan kukusan ke dalam kuah santan, aduk rata. Siap dihidangkan.
Sirup gula merah:
80 - 100 gram gula merah, sisir halus
2 lembar daun pandan
5 sdm air
campur n aduk hingga gula mencair dengan api kompor kecil, dinginkan lalu saring bersih



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, 11 Agustus 2011

Biji Salak ala Vies

Pagi yang melelahkan. Itulah deskripsi tentang pagi yg saya alami karna tiba2x Koko Honey mengajak ke Jogja padahal saya sudah terlanjur menyiapkan bahan makanan. Yah akhirnya diputuskan makanan harus tetap diolah dengan pertimbangan takut basi karna salah satu olahan memakai santan. Kalo dikulkasin takutnya tidak fresh & kandungan santan dalam kelapa parut menyusut. Untung Koko Honey mau ngebantuin buat membersihkan perabot jadi berasa lebih ringan. Thanks Koko ^__^.

Hari pertama puasa sempat mampir ke pasar Gede untuk membeli buah2xan & ubi rambat. Nah kebetulan ubinya masih ada sisa sehingga saya pun berinisiatif membuat Biji Salak. Selain itu juga kasian sama si Ahmed, perasaan dari puasa kemaren dia baru ngerasain kolak satu kali. He.he.he (majikan yg pelit). Untuk membuat Biji Salak ini saya sengaja memilih ubi rambat berwarna orange. Warnanya yg cantik bikin nafsu buat menyantapnya selain itu juga untuk menghindari penggunaan pewarna.


BIJI SALAK ala VieS 

Bahan Kuah:
600 ml santan dari 1/2 butir kelapa yang setengah tua
70 gram gula pasir
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan, sobek2x
1 sdm tepung beras larutkan dengan 1 sdm air 
Cara buat:
Hangatkan santan di atas api kecil. Masukkan gula, garam dan daun pandan. Aduk terus jangan sampai santan mendidih. Masukkan cairan tepung beras. Aduk rata, matikan api. (pemanasan santan kurang lebih selama 7 menit).


Bahan Biji Salak:
500 gram ubi rambat yg telah dikupas
130 gram tepung tapioka (saya pakai merk Rosebrand) 
Cara buat:
Kukus ubi rambat yg telah dipotong sampai empuk. Selagi panas haluskan ubi rambat. Masukkan tepung tapioka secara bertahap. Uleni dengan sendok kayu/plastik. (it's very hottt. just be carefull). Bentuk bulat2x sebesar kelereng.
Didihkan air yg berisi daun pandan dalam dandang. Masukkan biji salak. Bila biji salak ada yang mengambang segera angkat, tiriskan lalu cemplungin dalam kuahnya. Lakukan sampai adonan biji salak habis.




Tips:
Kunci utama pembuatan kolak ada pada kualitas santan. Jadi usahakan agar santannya fresh dari kelapa 1/2 tua dan tidak berlebihan dalam memanaskan santan sehingga menjadi bergumpal.
Boleh ditambahkan gula merah dengan mengurangi takaran gula pasir.
Resep diatas menghasilkan biji salak dengan kekenyalan tingkat medium. Jadi kalo mau lebih kenyal boleh ditambahkan 2 sdm tapioka. 




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer